Showing posts with label Copy Writing. Show all posts
Showing posts with label Copy Writing. Show all posts

Call to Action: Kunci Rahasia Menghasilkan Uang Lewat Blog Dengan Mudah


Kurang lebih 3 minggu yang lalu, saya menulis sebuah artikel berjudul "Bagaimana Mendapatkan Ide Bisnis Internet Dengan Cerdas dan Menguntungkan" di blog ini. Artikel panjang ini membahas tentang betapa pentingnya ide bisnis internet dan bagaimana cara menemukan ide bisnis internet dengan mudah dan menguntungkan.

Jika boleh jujur, sebenarnya artikel tersebut adalah sebuah artikel review ebook bagus karya Mas Cosa yang saya promosikan melalui sistem affiliasi. Jika ada yang membeli ebook Mas Cosa melalui link affiliasi saya di artikel tersebut, maka saya mendapatkan komisi.

Hanya dalam waktu 2 hari, melalui artikel tersebut ada 7 orang yang membeli ebook Mas Cosa melalui link affiliasi saya.

Komisinya lumayan. :)

Beberapa teman, melalui Facebook, mengirimkan pesan pribadi menanyakan apa rahasianya?

Call to action!

Itu jawaban saya.

Di dalam artikel review tersebut, saya memberikan tiga buah link menuju ke halaman sales letter produk ebook Mas Cosa dalam bentuk kalimat "call to action".

Kalimat call to action yang saya tulis di artikel tersebut seperti ini:

1. Call to Action di Awal Artikel

"Jika Anda tidak ingin membaca keseluruhan artikel ini dan ingin segera mengetahui isi ebook ini, silahkan klik link dibawah ini: Instant Internet Business Ideas"

2. Call to Action di Tengah Artikel

"Untuk mendapatkan penjelasan dan testimoni produk Instant Internet Business Ideas selengkapnya, silahkan klik link dibawah ini: Instant Internet Business Ideas"

3. Call to Action di Akhir Artikel

"Dibawah ini adalah link untuk membeli ebook Instant Internet Business Ideas: Instant Internet Business Ideas"

----------------------------------------------

Apa sebenarnya call to action?

Dalam dunia copywriting, call to action adalah sebuah kalimat yang bertujuan untuk mengajak atau meminta seseorang untuk berbuat sesuatu. Dalam dunia internet marketing, jamaknya, call to action adalah ajakan untuk membeli sesuatu. Anda pasti sering menemukan kalimat ajakan atau tombol "Buy now!" di dunia internet.

Meskipun demikian, bukan berarti kalimat call to action melulu berupa ajakan untuk membeli sesuatu. Kalimat call to action sebenarnya juga bisa berupa kalimat ajakan yang lain, misalnya untuk men-download sesuatu, mengunjungi situs tertentu, mengklik link tertentu, melihat video tertentu, memberikan komentar, men-subscribe layanan tertentu, atau bahkan memberikan donasi.

Kenapa call to action penting?

Karena faktanya para pengunjung blog Anda memiliki begitu banyak hal lain yang harus dikerjakan dengan waktu yang sangat terbatas. Mereka tidak punya cukup banyak waktu untuk mempelajari penawaran Anda. Andalah yang harus menuntun mereka untuk bertindak. Dengan memberikan kalimat ajakan call to action, pengunjung blog Anda akan lebih mudah untuk mengambil keputusan apa yang harus dilakukannya.

Nah, jika Anda ingin mencoba menerapkan trik call to action di blog Anda, berikut adalah beberapa tips sederhana yang barangkali bisa Anda coba:

1. Tentukan tujuan kalimat call to action Anda
Setiap kali menulis sebuah artikel, cobalah mengambil jeda sejenak dan temukanlah tujuan Anda menulis artikel tersebut. Apakah Anda ingin pembaca blog Anda memberikan komentar? Apakah Anda ingin mereka mengklik link tertentu di blog Anda? Apakah Anda ingin mereka membeli sebuah produk di blog Anda? Ataukah Anda ingin agar pembaca blog Anda berlangganan RSS Feed blog Anda? Tentukanlah.

2. Tulislah kalimat call to action sesuai tujuan Anda
Berdasarkan tujuan yang telah Anda tetapkan, mulailah menulis kalimat call to action untuk artikel Anda. Misal, jika Anda ingin pengunjung blog Anda memberikan komentar, tidak ada salahnya secara langsung meminta mereka berkomentar dengan membuat kalimat call to action: "Saya tunggu komentar brilian Anda"

3. Berikan batas waktu
Dalam beberapa kasus, memberikan batasan waktu dalam kalimat call to action yang Anda tulis terbukti memberikan hasil yang lebih optimal. Misal: jika Anda ingin pengunjung blog Anda membeli produk yang Anda promosikan, tidak ada salahnya menulis kalimat call to action: "Klik disini sekarang sebelum harga produk ini naik 3x lipat"

4. Tulislah minimal 1 call to action
Jika selama ini Anda belum terlalu peduli dengan pentingnya call to action, tidak menjadi soal. Namun jika Anda ingin mendapatkan hasil yang lebih optimal dengan trik article marketing ini, mulailah untuk selalu menulis artikel dengan mencantukan minimal 1 kalimat call to action di akhir setiap artikel. Jika memang perlu, Anda bisa menuliskan 2 atau bahkan 3 kalimat call to action.

5. Manfaatkan kalimat call to action dengan bijak
Meskipun bertujuan positif, namun jika Anda menggunakan kalimat call to action secara salah, Anda bisa me hati pengunjung blog Anda. Manfaatkanlah kalimat call to action dengan bijak. Jangan semata-mata demi uang, Anda memenuhi blog Anda dengan kalimat call to action untuk membeli sesuatu. Sebaliknya, cobalah memberikan sesuatu yang bernilai untuk pengunjung blog Anda melalui kalimat call to action yang Anda buat.

--------------------------------------------------

Jadi, kunci jika Anda ingin agar pengunjung blog Anda membaca artikel Anda yang lain, memberikan komentar, berlangganan RSS blog Anda, menjadi anggota komunitas blog Anda atau mengklik link affiliasi Anda adalah: MINTALAH MEREKA UNTUK MELAKUKANNYA!

Tulislah kalimat call to action untuk mereka.

Jika Anda jeli, hampir semua artikel di Blogguebo.com selalu saya tutup dengan kalimat call to action.

Klik disini untuk melihat contohnya! (Nah, satu lagi contoh call to action)

(Gambar diambil dari XblArcade.com)

Medhy Aginta

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel Blogguebo.com secara gratis melalui email:


Tulisan lain yang relevan dengan posting ini:
Copywriting Untuk Blog Anda

5 Tips Cerdas Menulis Dengan Bernas
Beri Saya 5 Menit, Dan Akan Saya Tunjukkan 12 Judul Artikel Yang Pasti Dibaca Pengunjung Blog Anda

7 Keuntungan dan Kerugian Iklan Yang Bombastis: Hype Advertising


"The consumer isn't a moron, she is your wife. You insult her intelligence if you assume that a mere slogan and a few vapid adjectives will persuade her to buy anything. She wants all the information you can give her." (Pembeli bukanlah orang bodoh, ia adalah istri Anda. Anda menyinggung kecerdasannya jika mengira bahwa slogan kosong dan kata-kata hambar akan membuatnya membeli apapun. Ia menginginkan semua informasi yang bisa Anda berikan padanya)

(David Ogilvy, pendiri Ogilvy & Mather)

Betapa benar apa yang disampaikan David Ogilvy, pendiri biro iklan terkenal Ogilvy and Mather diatas. Setiap pembeli bukanlah orang bodoh. Setiap pembeli sejatinya menginginkan informasi yang benar, lengkap dan tentu tidak berlebih-lebihan.

Itu idealnya.

Sayangnya, apalagi di dunia maya, teramat banyak informasi yang sengaja dibesar-besarkan atau dilebih-lebihkan dan cenderung menyesatkan dengan tujuan semata-mata untuk mendapatkan sebanyak mungkin keuntungan, tanpa mempedulikan apakah informasi yang disampaikan benar atau salah.

Fenomena copywriting ala hype advertising seperti ini juga telah merambah dunia internet marketing di Indonesia. Jika Anda cukup rajin berselancar, ada banyak contoh situs yang memilih taktik hype advertising di dalam materi iklan ataupun sales letter-nya. Lucunya banyak diantaranya yang bahkan hanya sekedar menterjemahkan materi copy iklan dari buku-buku atau malah sales letter berbahasa Inggris. :)

Beberapa ciri iklan-iklan hype yang seringkali kita temui antara lain adalah:

1. Klaim yang sangat berlebih-lebihan pada headline atau judul sales letter.
Misalnya: "Jika Anda Bisa Mengetikkan Nama Anda, Anda Bisa Menulis Buku Dalam 30 Hari - Dijamin!"

2. Nada dan penekanan pada isi sales letter yang dipenuhi tanda seru, huruf kapital, garis bawah serta blok warna-warna mencolok.
Misalnya: "Seorang programer menyingkapkan strategi SANGAT-RAHASIA dimana Anda, juga, dapat menggunakannya untuk mendapatkan KEBERUNTUNGAN SEPERTI-BILL GATES di bisnis piranti lunak!! Ambil kartu kredit Anda dan pesan SEKARANG JUGA!"

3. Ungkapan yang ekstrim dan tidak didukung bukti.
Misalnya: "Peluncuran produk baru paling penting yang pernah ada di muka bumi."

4. Ungkapan yang terdengar mengesankan namun tidak benar.
Misalnya dengan menyebut seseorang "Best Selling Author", padahal ia tidak pernah masuk di dalam daftar penulis buku terlaris.

5. Dipenuhi kesaksian yang berlebih-lebihan.
Misalnya: "Ya, Saya Menghasilkan Puluhan Juta Rupiah Pada Hari Peluncuran Produk Saya Karena Membeli Software Ini."

Lalu kenapa orang memilih model hype advertising untuk copy iklan mereka?

Harus diakui, memang ada sejumlah keuntungan menggunakan strategi hype advertising. Beberapa keuntungan hype advertising diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Iklan Sangat Menggoda Untuk Dibaca/Diklik
Dengan copy iklan yang bombastis dan berlebih-lebihan, sekali lagi meskipun jauh dari kebenaran, banyak calon konsumen yang tergoda untuk membaca atau sekedar mengklik iklan yang menggunakan teks iklan model hype advertising. Biasanya karena rasa penasaran yang besar atau karena ingin membuktikan kebenaran materi iklan yang diberikan. Sayangnya, setelah membaca keseluruhan materi, seringkali terjadi bahwa teks iklan yang disampaikan tidak sehebat produk atau jasa yang dipasarkan.

2. Menonjol Diantara Iklan Lain
Hype advertising juga menjamur karena dianggap sebagai pilihan taktik yang tepat agar iklan menonjol dan berbeda diantara iklan-iklan lain yang cenderung seragam. Iklan yang luar biasa berlebihan dianggap justru yang terbaik. Jargon "Purple Cow" dari Seth Godin agar setiap pemasar berusaha menjadi "sapi ungu" dijadikan pembenaran. Padahal teori Purple Cow sendiri tidak pernah menyarankan agar pemasar menipu atau menyesatkan calon konsumennya.

3. Cepat Terjadi Transaksi Penjualan Dalam Waktu Singkat
Taktik hype advertising memang terbukti mampu memberikan hasil transaksi penjualan dengan cara yang lebih cepat dan dalam waktu singkat. Karena penasaran, biasanya pembeli rela mengeluarkan uang untuk membeli produk atau jasa yang diiklankan. Apalagi jika ada garansi uang kembali. Biasanya, mereka yang banyak menjadi korban adalah calon konsumen baru atau mereka yang tidak terbiasa membaca sales letter seperti ini.

Meskipun demikian, sebenarnya hype advertising menyimpan potensi kerugian yang jauh lebih banyak dan berdampak jangka panjang, baik bagi si pemasar maupun calon konsumen. Beberapa kerugian hype advertising diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Merusak Reputasi Si Pemasar
Materi iklan yang berlebih-lebihan dan cenderung menyesatkan ala hype advertising sejatinya merusak reputasi pribadi si pemasar. Ia dengan cepat akan dianggap menipu karena menyampaikan informasi yang tidak benar. Tidak sulit menemukan keluhan konsumen yang menganggap seorang pemasar adalah penipu dan pada gilirannya justru menjatuhkan nama baik si pemasar.

2. Menurunkan Kepercayaan Calon Konsumen
Selain merusak nama baik, strategi hype advertising juga akan menurunkan kepercayaan atas produk atau jasa yang dijual oleh si pemasar. Mereka yang merasa tertipu dengan materi teks iklan atau sales letter yang berlebih-lebihan akan menyebarluaskan informasi ini sehingga menjadi viral marketing negatif yang sangat ampuh untuk membuat calon konsumen lain terpengaruh.

3. Menghalangi Peluang Kerjasama Dengan Pihak Lain
Meskipun tetap ada peluang bekerjasama dengan pihak lain, mereka yang menggunakan taktik hype advertising cenderung dijauhi oleh mereka yang tidak ingin dituding ikut menyebarluaskan strategi beriklan seperti ini.

4. Memancing Tuntutan Hukum Dari Yang Dirugikan
Di banyak negara, materi iklan yang berlebih-lebihan dan cenderung menipu seperti hype advertising bisa dikenai tuntutan hukuman. Konsumen yang dirugikan dengan iklan-iklan yang menyesatkan bisa melakukan tuntutan hukum kepada si pembuat iklan. Sayangnya, di Indonesia belum ada tindakan hukum yang diberikan untuk praktek-praktek periklanan yang menggunakan strategi hype advertising yang menyesatkan ini. Mungkin YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), yang seharusnya menfasilitasi ditertibkannya praktek-praktek beriklan yang tidak terpuji seperti ini.

-------------------------------------------------

Di satu sisi, hype advertising sangat merugikan, terutama bagi calon konsumen dan pengguna internet yang belum terbiasa dengan taktik-taktik seperti ini. Namun demikian, di sisi lain, hype advertising faktanya juga memberikan keuntungan (meskipun sesaat) terutama bagi si pemasar. Dengan copy iklan seperti ini, nyatanya mereka berhasil mengeruk keuntungan besar serta dalam waktu relatif singkat.

Itulah sebabnya, bukan tidak mungkin terjadi, seseorang yang menggunakan strategi hype advertising berhasil melakukan banyak transaksi penjualan produk ataupun jasa yang ia miliki, meskipun pada saat yang sama ia juga mendapatkan banyak caci maki dan hujatan karena taktik tidak terpuji yang ia lakukan.

Akhirnya, semua kembali kepada diri kita masing-masing. Sebagai konsumen, seyogyanya kita lebih cerdas dan teliti memilih iklan mana yang benar dan mana yang menipu. Sebagai pemasar, akan lebih bijaksana kiranya apabila kita mempertimbangkan juga nama baik kita, kredibilitas kita dan kepercayaan konsumen kita dengan memberikan informasi yang benar untuk setiap produk atau jasa yang kita pasarkan.

Ingat, pembeli bukanlah orang bodoh. Ia adalah istri kita. :)

(Gambar diambil dari Manhoot.com)

Medhy Aginta

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel Blogguebo.com secara gratis melalui email:


Tulisan lain yang relevan dengan posting ini:
Iklan-Iklan PPC Lokal: Hype or Not?
Copywriting Untuk Blog Anda
Beri Saya 5 Menit, Dan Akan Saya Tunjukkan 12 Judul Artikel Yang Pasti Dibaca Pengunjung Blog Anda

Iklan-Iklan PPC Lokal: Hype Or Not?


Seminggu ini saya iseng-iseng mencatat materi iklan PPC lokal, KlikSaya.com, yang saya pasang di blog ini. Tujuan saya sederhana: saya ingin tahu apakah teks iklan yang muncul di blog ini hype (baca: haip) atau bukan.

Apa itu hype?

Berikut adalah kutipan definisi kata "hype" dari tiga penyedia layanan kamus online yang berbeda:

TheFreeDictionary.com:
"Hype is an exaggerated or extravagant claims or something deliberately misleading made especially in advertising or promotional material"
(Hype adalah klaim yang dibesar-besarkan atau dilebih-lebihan atau sesuatu yang secara sengaja menyesatkan yang dibuat terutama di dalam materi iklan atau promosi).

Answers.com:
"A deception or misleading advertising or promotional ploy"
(Suatu cara beriklan atau berpromosi yang menyesatkan atau menipu).

Dictionary.die.net:
"Hype is a blatant or sensational promotion"
(Hype adalah suatu cara promosi yang mencolok, atau penuh sensasi).

Nah, bagaimana dengan copy iklan Kliksaya yang ada di blog ini? Silahkan disimak beberapa contohnya dibawah ini.

------------------------------------------
1 Milyar Sebulan!
Nggak percaya? Cek aja kesini. Dijamin gak rugi!

Gila, Saya Dapat 250 Jt/Bulan
Benar-benar Terbukti! 3 Langkah Sangat Mudah Menghasilkan 250 Jt/Bulan

Pasif Income Rp. 1 Milyar
Pertama di Indonesia dengan profit tercepat. Duduk. Diam dan Nikmati

Rekening Anda Banjir Uang
Sudah saya buktikan! Nyata. Halal. Hanya Rp.250 Ribu dapat RUMAH MEWAH

Raih 25 Juta Sebulan!
Temuan dahsyat! Kerja santai, mudah, cepat, hasil berlimpah! GARANSI!

Duduk, Diam Dapat Duit
Uang Kembali 250% dalam 50 Hari + Passive Income 30 Jt dalam 100 Hari

Bingung Cari Uang?
Temukan Cara Bisnis Internet ANTI GAGAL. Dibimbing Hingga Sukses!

Meraup Uang Dalam Sekejab
Income Instant! Untuk Mendapatkan Uang di Internet

Cara Bikin Duit Termudah
Hanya Mengklik Beberapa Kali Seminggu. JRENG Uang Jutaan Masuk Rekening

Rahasia Gandakan Uang!
Dapatkan Penghasilan Jutaan Rupiah Setiap Hari Tanpa Kerja!

Anda Bisa Jadi Milyader
12 Milyar Bisa Anda Dapatkan. Bukan Lelucon! Garansi 200%

Bisnis Untuk Siapa Saja
Dengan Modal 20 Ribu Bisa Menjadi 40 juta dalam 1 Bulan. Buruan Gabung

Investasi Cerdas!
Investasi Murah Meriah 25 Ribu, Hasilnya Lebih Dari 1 milyar! Yuk Daftar

Bikin Duit Pasti Online
Tak Ada Kata Gagal Di Program Ini. Anda akan Kaya Dalam Hitungan Hari!
---------------------------------------

Hype or not hype?

Bagaimana menurut Anda?

Di artikel berikutnya saya akan mencoba membahas kenapa iklan-iklan hype seperti diatas banyak bertebaran di dunia maya dan apa sebenarnya untung ruginya membuat iklan atau melakukan promosi dengan hype advertising seperti ini. Tunggu ya. :)

(Gambar diambil dari XblArcade.com)

Medhy Aginta

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel Blogguebo.com secara gratis melalui email:


Tulisan lain yang relevan dengan posting ini:
Copywriting Untuk Blog Anda
Beri Saya 5 Menit dan Akan Saya Tunjukkan 12 Judul Artikel Yang Pasti Dibaca Pengunjung Blog Anda
Jalan Pintas Belajar Ngeblog

Beri Saya 5 Menit, Dan Akan Saya Tunjukkan 12 Judul Artikel Yang Pasti Dibaca Pengunjung Blog Anda


Mohon maaf dengan judul artikel kali ini yang termasuk luar biasa panjang untuk ukuran kebiasaan saya. :)

Ya, biasanya, saya lebih senang menulis judul artikel yang pendek-pendek, catchy dan lugas, asal jelas maksudnya.

Artikel kali ini memang istimewa karena sebenarnya sekaligus menjadi eksperimen saya yang sedang belajar copywriting untuk blog. Ya, copywriting. Nah, Anda mungkin sudah menangkap maksud saya. Benar, judul diatas memang cuma salah satu contoh penerapan teknik copywriting untuk menulis judul artikel yang PASTI menarik perhatian pengunjung blog Anda (bahkan pengunjung yang nyasar ke blog Anda sekalipun).

Dalam artikel ini saya ingin sekedar berbagi sedikit tentang apa yang saya baca dari buku legendaris "The Ultimate Sales Letter" karya Dan S. Kennedy (yang dikenal sebagai salah satu maestro copywriter dunia). Dalam salah satu bab bukunya, Dan Kennedy membuat ikhtisar 12 formula judul artikel yang telah dibuktikannya selama bertahun-tahun di dunia periklanan PASTI akan menarik perhatian siapapun yang membacanya.

Keduabelas formula judul tersebut, uniknya, bisa Anda ubah-ubah sesuai kebutuhan dan tujuan Anda. Sebagai blogger, tentu tidak ada salahnya jika kita memanfaatkan ke-12 formula judul tersebut untuk kepentingan meningkatkan jumlah pembaca blog kita.

Apa saja ke-12 judul artikel yang PASTI ingin dibaca oleh siapapun ini?

Sekali lagi, formula awal ke-12 judul artikel dibawah ini berasal dari Dan S. Kennedy. Saya cuma meminjam dan mengubahnya dengan fokus yang berbeda: dunia blogging. Anda tentu saja bisa membuat berbagai varian baru dari contoh ke-12 judul artikel ini. Toh tidak ada salahnya mencoba. :)

12 Judul Artikel Yang PASTI Dibaca Pengunjung Blog Anda:

1. "Mereka Menganggap Saya Tidak Bisa Menghasilkan $10.000 Per Bulan, Tetapi Mereka Salah."

2. "Siapa Lagi Yang Ingin Menghasilkan $10.000 Dari Blog Pribadi?"

3. "Bagaimana Hobi Ngeblog Membuat Saya Keluar Dari Pekerjaan Sebagai Manajer Perusahaan Asing."

4. "Apakah Anda Takut Kaya?"

5. "Bagaimana Saya Mendapatkan 1000 Pelanggan RSS Dalam Semalam?"

6. "Bagaimana Mengubah Blog Pribadi Anda Menjadi Sumber Penghasilan Utama."

7. "Jika Anda Seorang Ibu Rumah Tangga, Anda Bisa Mendapatkan $1000 Per Bulan Dari Ngeblog."

8. "Rahasia Meningkatkan 4X Jumlah Traffic Pengunjung Blog Anda Dalam Semalam."

9. "Ribuan Orang Membaca Blog Saya, Meskipun Awalnya Mereka Menertawakannya."

10. "Peringatan: 2 Dari 3 Blogger Hanya Menjadi Blogger Biasa."

11. "Beri Saya 30 Menit Dan Saya Akan Membuat Anda Kaya Dengan Blog Pribadi Anda."

12. "20 Cara Membuat Judul Artikel Yang PASTI Dibaca."

------------------------------------------------------------------

Selain untuk judul posting artikel di blog, formula judul diatas juga bisa Anda adopsi untuk keperluan penulisan judul sales letter (jika memang Anda ingin membuat sales letter untuk menjual produk atau layanan tertentu) dan juga judul artikel di situs social bookmarking semacam Digg ataupun Lintas Berita. Dengan judul yang "begitu menggoda", tentu semakin besar kemungkinan artikel Anda akan dibaca dan blog Anda akan dikunjungi oleh lebih banyak orang.

Bagaimana menurut Anda? Saya juga baru belajar lho. Saya senang sekali jika Anda mau berbagi tentang teknik-teknik penulisan judul artikel ala teori copywriting ini. Saya tunggu komentarnya. :)

Sekedar ingin berbagi saja.

(Gambar diambil dari XblArcade.com)

Medhy Aginta

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel Blogguebo.com secara gratis melalui email:


Tulisan lain yang relevan dengan posting ini:
Copywriting Untuk Blog Anda
Jalan Pintas Belajar Ngeblog
Jalan Pintas Belajar SEO

Copywriting Untuk Blog Anda


Apa itu copywriting?

Merujuk Wikipedia, berikut adalah kutipannya:

"Copywriting is the use of words to promote a person, business, opinion, or idea. Copywriting can appear in direct mail pieces, taglines, jingle lyrics, web page content (although if the purpose is not ultimately promotional), online ads, e-mail and other Internet content, television or radio commercial scripts, press releases, catalogs, billboards, brochures, postcards, sales letters, and other marketing communications media. On websites, copywriting may also refer to content writing for the purpose of achieving higher rankings in search engines. This practice includes the strategic placement and repetition of keywords on webpages."

(Copywriting adalah penggunaan kata-kata untuk mempromosikan orang, bisnis, pandangan atau ide. Copywriting bisa digunakan dalam direct-mail, judul, lirik lagu jingle, konten web (meskipun tujuannya bukan untuk promosi), iklan online, email dan konten online lainnya, skrip iklan televisi atau radio, siaran press, katalog, papan reklame, brosur, postcard, surat penjualan dan media komunikasi pemasaran lainnya. Di dalam website, copywriting juga bisa merujuk kepada penulisan konten dengan tujuan untuk mendapatkan posisi ranking tinggi di mesin pencari. Praktek ini mencakup juga teknik penempatan dan pengulangan keyword di dalam halaman sebuah website).

Lalu pentingkah copywriting untuk blog Anda?

Ya, saya tahu, Anda pasti masih belum menganggapnya penting. Apa sih itu copywriting? Ah, nggak penting-penting banget. Yang penting bagaimana dapat uang dari blog. Titik. :)

Nggak papa. Beberapa hari yang lalu saya juga masih punya pikiran seperti itu sampai saya tersadar bahwa kemampuan menulis untuk menggerakkan orang lain agar melakukan suatu tindakan (apapun itu) sangatlah penting dalam dunia bisnis online, termasuk untuk blog.

Gampangnya, dengan memahami teknik-teknik menulis sesuai prinsip-prinsip copywriting, kita bisa membuat pengunjung blog kita bersetuju dengan kita, berlangganan artikel atau news letter blog kita, menautkan link ke blog kita, atau bahkan membeli produk yang kita rekomendasikan kepada mereka.

Terus terang saya juga baru mulai belajar menerapkan teknik-teknik menulis dengan prinsip-prinsip copywriting di blog ini. Selama ini saya hanya tahu aplikasi copywriting sebatas untuk sales letter dan sejenisnya.

Jika Anda setuju dengan saya, tidak ada salahnya untuk memulai sekarang juga untuk belajar menulis dengan teknik-teknik copywriting. Toh tidak ada kata terlambat untuk belajar bukan?

Untuk memulai, saya merekomendasikan 5 rujukan blog untuk belajar copywriting dibawah ini. Sayangnya kesemuanya masih berbahasa Inggris. Tapi cukup mudah dipahami kok. Atau kalau tidak, kenapa tidak menyiapkan kamus juga sembari membaca? Sambil belajar copywriting, bisa belajar bahasa Inggris juga. :)

1. CopyBlogger.com
2. Copywriting.com
3. MichelFortin.com
4. GoodCopyWriting.com
5. KillerCopyWritingBlog.com

Sekali saya juga sama seperti Anda. Saya baru mulai belajar. Ini juga hal baru buat saya. Seraya belajar, jika ada sekedar sedikit ilmu yang nanti bisa bagikan untuk Anda (meskipun cuma terjemahan artikel misalnya), saya pasti akan menuliskannya di blog ini. Jadi, jangan sampai tidak menengok blog ini meskipun hanya sehari saja. Siapa tahu Anda sudah terlewat tips-tips bagus dan bermanfaat untuk blog Anda. :)

Selamat belajar copywriting. Semoga bermanfaat. :)

(Gambar diambil dari GuerillaFico.com)

Medhy Aginta

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel Blogguebo.com secara gratis melalui email:


Tulisan lain yang relevan dengan posting ini:
5 Tips Cerdas Menulis Dengan Bernas
Menulis Itu Mudah
Tips Menulis Artikel Wawancara Untuk Blog Anda

Jalan Pintas Belajar SEO


Pusing dengan segala teori SEO dari berbagai sumber yang ada? Pusing mencari-cari bagaimana cara termudah melakukan optimasi mesin pencari untuk blog Anda? Atau sekedar ingin mendapatkan informasi terbaru di seputar dunia SEO?

Jika Anda ingin belajar serba-serbi atau seluk-beluk search engine optimization atau SEO, namun bingung harus mulai belajar darimana, jangan khawatir, ada jalan pintasnya.

Ya, Anda bisa belajar SEO lewat jalan pintas. Caranya?

Silahkan buka situs AllTop.com dan simak halaman SEO.

Disana Anda akan menemukan 34 blog terkemuka yang khusus membahas perihal SEO, lengkap dengan posting artikel terbaru dari masing-masing blog.

Beberapa nama besar di dunia SEO yang bisa Anda temukan di halaman situs AllTop.com tersebut diantaranya adalah Rand Fishkin (SEOMoz.com), Aaron Wall (SEOBook.com), Quadszilla (SEOBlackHat.com) dan MattCutts.com.

Jalan pintas bukan?

Hanya dengan membuka halaman SEO di situs AllTop.com maka Anda bisa belajar segala hal tentang SEO terkini yang tengah banyak diperbincangkan.

Saran saya, ada baiknya Anda mem-bookmark halaman SEO di situs AllTop.com atau mem-bookmark halaman artikel ini, agar Anda tidak perlu lagi repot-repot browsing mencari sumber rujukan untuk belajar SEO.

Cukup sekali klik, semua ada disana. :)

Sekedar ingin berbagi. Semoga bermanfaat.

P.S: Maaf untuk judul bombastis dari artikel ini. Sebenarnya tidak ada jalan pintas untuk belajar SEO. Tidak ada jalan pintas untuk sukses. :) Persisten dan sabar adalah kuncinya.
Tautan

REKOMENDASI:
Jika Anda serius ingin mendapatkan hasil maksimal untuk optimasi search engine (SEO) dan ingin berada di halaman 1 hasil pencarian search engine, saya sangat merekomendasikan Anda memanfaatkan produk "Panduan 28 Hari Menguasai SEO" (link Affiliasi). Produk yang dibuat oleh Mas Cosa ini juga saya gunakan dalam optimasi SEO untuk blog-blog saya.


(Gambar diambil dari SEOMoz.com)

Medhy Aginta Hidayat

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel Blogguebo.com secara gratis melalui email:


Tulisan lain yang relevan dengan posting ini:
Jalan Pintas Belajar Ngeblog
Free Ebook: Menyingkap 7 Mitos Google Search Engine
Kunci SEO Untuk Blog Anda

Jalan Pintas Belajar Ngeblog


Jika Anda ingin belajar serba-serbi atau seluk-beluk dunia blogging dan make money from blogging namun tidak punya waktu (atau malas) mengunjungi begitu banyak sumber informasi yang ada di internet, jangan khawatir, ada jalan pintasnya.

Silahkan buka situs AllTop.com dan simak halaman Blogging.

Disana Anda akan menemukan 44 blog terkemuka dengan topik blogging dan make money from blogging beserta posting artikel terbaru dari masing-masing blog.

Jalan pintas bukan?

Didalam daftar 44 blog tentang blogging dan make money from blogging yang ada di situs AllTop.com beberapa diantaranya pasti sudah Anda kenal dengan baik, seperti ProBlogger.net, Shoemoney.com, JohnChow.com, CopyBlogger.com, DailyBlogTips.com, Performancing.com, Skelliewag.org, DoshDosh.com, LorelleonWordPress.com dan WriteToDone.com.

Hanya dengan membuka halaman blogging di situs AllTop.com maka Anda bisa belajar segala hal tentang blogging dan make money from blogging.

Saran saya, ada baiknya Anda mem-bookmark halaman blogging di situs AllTop.com atau mem-bookmark halaman artikel ini, agar Anda tidak perlu lagi repot-repot browsing mencari sumber rujukan untuk belajar ngeblog.

Cukup sekali klik, semua ada disana. :)

Sekedar ingin berbagi. Semoga bermanfaat.

P.S: Maaf untuk judul bombastis dari artikel ini. Sebenarnya tidak ada jalan pintas untuk belajar ngeblog. Tidak ada jalan pintas untuk sukses. :) Persisten dan sabar adalah kuncinya.

(Gambar diambil dari ProBlogger.net)

Medhy Aginta Hidayat

Artikel ini bermanfaat untuk Anda? Klik disini untuk berlangganan Blogguebo.

Tulisan lain yang relevan dengan posting ini:
36 Tips Praktis: Blogging and Make Money from Blog
25 Situs Pilihan: Free Templates WordPress dan BlogSpot
Ya, Blogroll Anda Bisa Menghasilkan Uang

5 Tips Cerdas Menulis Dengan Bernas


Kemarin saya membaca sebuah posting menarik. Saya lupa nama blog-nya. Isinya sederhana. Soal menulis pendek-pendek.

Menulis dengan bernas.

Intinya, jangan berpanjang lebar dalam menulis. Menulislah dengan hemat dan ringkas. Bagi blogger, hal ini penting.

Saya setuju. Kalimat pendek tidak harus kosong. Apalagi tanpa arti. Kalimat panjang juga bukan jaminan kejelasan. Seringkali, kalimat panjang malah membingungkan. Satu hal, ia membuktikan ketidakcakapan berbahasa. Hal lain, ia melelahkan pembaca. Tambahan, ia menghabiskan halaman.

Kebiasaan menulis pendek-pendek bisa diasah. Tidak sulit. Asal mau belajar. Asal tekun mencoba. Jika sudah terbiasa, menulis menjadi mengasyikkan.

Pertama, cobalah menulis seperti biasa. Jangan pikirkan panjang-pendek kalimat. Lebih penting ada hasrat menulis menyala-nyala. Dengan begitu tulisan akan mengalir lancar.

Kedua, menulislah soal yang kita tahu. Jangan sok pintar. Jangan sok jagoan. Setiap orang punya porsi kecakapan. Tidak perlu memaksakan diri. Paling bagus menulis dari pengalaman sendiri. Setiap orang punya pengalaman hidup, bukan?

Ketiga, sekarang suntinglah tulisan tersebut. Mulai dari kalimat pertama hingga terakhir. Cobalah menemukan kata pengganti untuk frase. Ingat, kata. Kata adalah unsur terkecil penyusun kalimat. Usahakan setiap kalimat terdiri 6 kata. Tidak lebih. Babat semua kata yang tidak perlu. Suntinglah dengan kejam. Jika perlu ubah struktur kalimat. Tidak masalah asal makna tidak berubah. Lakukan hingga kalimat penutup.

Keempat, bacalah lagi hasil suntingan tersebut. Sudah enakkah dibaca? Masih kakukah rasanya? Ada kata yang hilangkah disana? Teliti satu per satu setiap kalimat. Jangan ada yang terlewat. Jika mungkin, sunting lagi tulisan tersebut. Cobalah perhalus. Ini penting, agar tulisan tidak kering.

Kelima, lakukan latihan ini sesering mungkin.

Itu saja.

Menulis dengan bernas bisa dikuasai siapapun. Tidak peduli apa pendidikannya. Tidak peduli apa pekerjaannya. Juga tidak peduli apa ragam tulisannya. Kuncinya satu: berlatih.

Saya juga berlatih menulis dengan bernas. Tidak percaya? Coba cermati tulisan ini. Coba hitung jumlah kata setiap kalimat.

Setiap kalimat maksimal 6 kata.

(Gambar diambil dari TransformationalTools.com)

Medhy Aginta Hidayat

P.S: Artikel ini merupakan re-posting dengan beberapa perubahan dari artikel dalam arsip lama Blogguebo. Silahkan klik disini untuk membaca artikel aslinya. :)

Artikel ini bermanfaat untuk Anda?
Klik disini untuk berlangganan Blogguebo.

Tulisan lain yang relevan dengan posting ini:
Menulis Itu Mudah
Tips Membuat Seri Wawancara Sebagai Pillar Article (Seri 1)
Tips Membuat Seri Wawancara Sebagai Pillar Article (Seri 2)